Kamis, 28 Maret 2013

STUDI KOMPARATIF KELAYAKAN USAHA DAN PENERAPAN SUBSISTEM AGRIBISNIS DI KELOMPOK TANI SUMBER REJEKI I DAN SUMBER MAKMUR KECAMATAN KRANGGAN KABUPATEN TEMANGGUNG


Yudy Hariyanto*), Suharti**)

ABSTRAK
            Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kelayakan usaha agribisnis Kelompok Tani Sumber Rejeki I, dan Sumber Makmur, Desa Sanggrahan, Kecamatam Kranggan, Kabupaten Temanggung, (2) Mengetahui Penerapan Sub-Sistem agribisnis Kelompok Tani Sumber Rejeki I, dan Sumber Makmur, Desa Sanggrahan, Kecamatam Kranggan, Kabupaten Temanggung, (3) Membandingkan kelayakan usaha dan Penerapan Sub-Sistem agribisnis di Kelompok Tani Sumber Rejeki I, dan Sumber Makmur
Materi penelitian adalah kelayakan usaha dan penerapan sub-sistem agribisnis, pengumpulan data dengan bantuan kuesioner, sedang metode dasar yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskripsi. Metode pengambilan sample/penentuan responden yang akan digunakan menggunakan purposive sampling yang dilanjutkan dengan simple random sampling untuk menentukan masing-masing 30 orang responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan pencatatan, sedangkan analisis data untuk mengetahui penerapan agribisnis dilakukan pengamatan dan pencatatan kegiatan yang dilakukan meliputi subsitem pengadaan sarana produksi (agroinput), subsistem produksi (agro product), subsistem pengolahan dan industri hasil (agroindustry), Subsistem pemasaran hasil (agromarketing) dan subsistem kelembagaan penunjang kegiatan (agro supporting). Sedangkan untuk mengetahui kelayakan usaha agribisnis secara ekonomi dilakukan analisis usahatani meliputi Analisis Keuntungan Bersih Usahatani (NP atau Net Profit), Titik impas pulang modal (BEP atau break event point), Nilai efisiensi penggunaan modal (ROI atau return on investment) dan Nilai kelayakan usahatani (B/C ratio atau benefit/cost ratio)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil analisis usaha tani secara finansial rata-rata Rp.1.742.441,67 untuk Kelompok Tani Sumber Rejeki I dan rata-rata di Kelompok Tani Sumber Makmur sebesar  Rp.840.933,33, dengan BEP untuk Kelompok Tani Sumber Rejeki I sebesar Rp.5.989.250,00 dan untuk Kelompok Tani Sumber Makmur sebesar Rp.6.287.188,89. ROI untuk Kelompok Tani Sumber Rejeki I sebesar 8,69% dan untuk Kelompok Tani Sumber Makmur sebesar 6,34%, B/C ratio Kelompok Tani Sumber Rejeki I 1,09 dan dan Kelompok Tani Sumber Makmur 1, Secara umum anggota kelompok tani baik di Kelompok Tani Sumber Rejeki I maupun Kelompok Tani Sumber Makmur dalam mengelola usaha ternak sapi potong belum menunjukkan adanya penerapan manajemen agribisnis secara baik dan benar, walau secara individual khususnya anggota Kelompok Tani Sumber Rejeki I sebagian menerapkan manajemen agribisnis (terutama yang ternaknya ada di kandang kelompok).

Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Penerapan Subsistem Agribisnis.


*)**)  Staf Pengajar STPP Magelang


DAFTAR PUSTAKA


Gulo, W. 2004. Metodologi Pertanian. Gramedia. Jakarta.

Hasan, Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Statistik (Statistik Deskriptif). Bumi Aksara. Jakarta.

Milles dan Huberman. 1992. Analisa Data Kualitatif. UI Press. Jakarta.

Purwanto,  Joko. 2005. Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Persepsi Petani Tembakau Terhadap Kredut Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kecamatan Selo Kabupaten Solotigo. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Unpublised.

Singarimbun, M dan Effendi S. 1989. Metode Penelitian Survey. LP3ES Jakarta.

Soekartawi. 1993. Analisis Usaha Tani. Universitas Indonesia Press Jakarta.

Surakhmad, W. 1994. Metode Ilmiah Penelitian, Metode dan Teknik Penelitian. Tarsito Bandung.

Tidak ada komentar: